Sumber : antaranews.com
Warga, merapat! Linimasa medsos lagi ramai banget sama modus penipuan kurir paket yang makin canggih. Korban bertambah, tenaga penipu gak pernah surut. Mulai dari SMS, WhatsApp, sampai telepon langsung, mereka jualan cerita 'paket lo gagal dikirim' atau 'butuh verifikasi OTP'. Padahal, OTP itu kunci akses ke rekening lo. Jadi, sebelum lo kecewa dan dompet nangis, yuk kenali modusnya berikut ini.
Kenali Modus Penipuan Kurir Paket yang Sering Bikin Korban
Modus yang paling umum: penipu menghubungi korban mengaku kurir ekspedisi, lalu bilang paketnya nyangkut atau butuh biaya admin. Korban diminta transfer sejumlah uang dan memberikan kode OTP yang dikirim via SMS. Saat OTP dikasih, penipu langsung masuk ke akun bank atau e-wallet korban. Ada juga yang modusnya kirim link palsu lewat WhatsApp dengan kedok paket tidak bisa dikirim. Link itu bisa mencuri data pribadi. Warganet pun ramai melaporkan kejadian ini di X dan TikTok, banyak yang cerita hampir kena. Salah satu ciri khasnya: nomor tidak resmi dan bahasa yang mendesak.
Jangan Panik! Ini Langkah Selamat dari Penipuan Kurir Paket
Kalau dapat telepon mencurigakan, jangan langsung percaya. Matikan telepon, hubungi kurir via aplikasi resmi atau website ekspedisi. Jangan pernah bagikan OTP ke siapa pun, kurir resmi tidak pernah minta itu. Ganti password aplikasi bank dan e-wallet secara berkala. Kalau sudah terlanjur kasih OTP, segera hubungi bank atau platform dompet digital untuk blokir rekening, lalu laporkan ke polisi. Ingat, mencegah lebih baik daripada rekening nangis.