Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh keluhan penumpang TransJakarta soal cara mengemudi seorang pramudi bus Koridor 2 rute Monas-Pulogadung. Video perdebatan antara penumpang dan pramudi di sekitar Halte Senen Toyota Rangga, Jakarta Pusat, beredar luas di X dan Instagram sejak Jumat (11/9/2026) malam.

Kronologi: Rem Mendadak yang Bikin Penumpang Tersungkur

Keluhan itu pertama kali disampaikan akun @Music_Cadas ke @RadioElshinta lewat unggahan di X. Dalam cuitannya, akun tersebut menyebut bus dengan kode TJ0205 itu melaju dengan kecepatan yang dinilai tidak terkendali, termasuk menambah kecepatan di celah kendaraan lalu sering mengerem mendadak.

Menurut pengunggah, kejadian paling parah terjadi di persimpangan bawah flyover Senen, sebelum Halte Toyota Rangga. Pengereman ekstrem membuat penumpang di area sambungan bus terjatuh, dan sebagian penumpang perempuan disebut sampai tersungkur ke lantai. Ada pula penumpang yang tertimpa penumpang lain akibat hentakan itu.

Pengunggah juga menuding pramudi tidak memberi klarifikasi setelah bus tiba di Halte Toyota Rangga. Sejumlah penumpang turun meminta penjelasan, tetapi sopir disebut enggan turun dari bus dan tidak menunjukkan identitas. Sorotan lain: bus disebut kembali dijalankan ketika pintu belum sepenuhnya tertutup.

Respons TransJakarta: Minta Maaf, tapi Bantah Ugal-ugalan

Manajemen PT Transportasi Jakarta bergerak cepat. Lewat akun resmi @PT_Transjakarta, mereka meminta maaf dan menyatakan laporan sudah diteruskan ke unit terkait untuk pengecekan dan tindak lanjut dengan nomor laporan TJ-TICO9260009347. TransJakarta juga menanyakan kondisi penumpang dan meminta konfirmasi bila ada yang mengalami luka.

Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa pengereman mendadak itu murni dipicu pengendara sepeda motor yang memotong jalur secara tiba-tiba. Pengereman disebut sebagai tindakan refleks untuk mencegah benturan.

"Kami telah memeriksa rekaman CCTV dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. Pramudi sigap melakukan pengereman yang tepat," kata Ayu, Sabtu (12/9/2026).

Soal kondisi penumpang, Ayu menyatakan petugas di lapangan langsung melakukan pengecekan. Seluruh pelanggan di dalam armada dipastikan aman dan tidak mengalami cedera.

Suara Warganet dan Sorotan Pejabat

Keluhan itu ikut menarik perhatian Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Prastowo Yustinus. Ia memberi tanggapan singkat di bawah unggahan tersebut: "Akan dievaluasi oleh manajemen."

Di kolom komentar, warganet terbelah. Sebagian menuntut evaluasi menyeluruh terhadap perilaku pramudi dan pengawasan armada, sebagian lain mencoba melihat dari sisi pengemudi yang harus menghadapi padatnya lalu lintas Jakarta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut soal hasil pemeriksaan terhadap pramudi bus TJ0205.