Isu rumah tangga Siti Badriah dan Krisjiana Bahar kembali menghangat. Kabar selingkuh yang menimpa pasangan selebriti ini sontak menjadi perbincangan hangat di linimasa. Yang bikin heboh, beredar video klarifikasi di TikTok yang diklaim berasal dari mereka. Tapi, tunggu dulu—ternyata video itu hoaks!
Klarifikasi Resmi: Video di TikTok Itu Palsu
Melalui unggahan di Instagram, Siti Badriah dan Krisjiana kompak membantah isu miring tersebut. Mereka menegaskan bahwa video klarifikasi yang beredar di TikTok bukanlah suara atau pernyataan resmi dari mereka. "Itu hoaks, bukan kami," tegas Krisjiana dalam video klarifikasi yang diunggah di akun pribadinya, dikutip dari berbagai sumber.
Pasangan ini juga meminta publik untuk tidak mudah percaya dengan konten yang tidak jelas sumbernya. Mereka mengaku masih fokus membangun rumah tangga dan karier tanpa gangguan isu negatif.
Kronologi Isu Selingkuh yang Viral
Isu selingkuh ini pertama kali mencuat setelah akun gosip di Instagram mengunggah tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan Krisjiana dengan seorang wanita lain. Tak butuh waktu lama, netizen langsung ramai-ramai mengomentari dan menyebarkan kabar tersebut. Bahkan, tagar #KrisjianaSelingkuh sempat trending di Twitter.
Siti Badriah yang tengah hamil anak kedua pun ikut menjadi sorotan. Banyak netizen yang merasa iba dan memberikan dukungan moral melalui kolom komentar. Namun, pasangan ini memilih untuk tidak berlarut-larut dan langsung memberikan klarifikasi.
Reaksi Netizen: Antara Percaya dan Mendukung
Reaksi netizen terbelah. Sebagian besar mendukung langkah Siti Badriah dan Krisjiana yang tegas membantah. "Semoga langgeng terus, jangan dengerin fitnah," tulis akun @rumah_tangga_seleb. Namun, ada juga yang masih penasaran dengan kebenaran isu tersebut. "Kalau hoaks, kenapa harus bikin klarifikasi? Biasanya kalau hoaks ya diem aja," komentar @netizen_penasaran.
Terlepas dari pro-kontra, yang jelas pasangan ini sudah mengambil langkah hukum dengan melaporkan akun penyebar isu ke polisi. Mereka berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam bermedia sosial.