Warganet, lagi ramai banget soal mitos minum es setelah makan. Ada yang bilang bikin gemuk, bikin lambung beku, sampai bikin perut melar. Daripada penasaran, yuk simak penjelasan dokter spesialis gizi klinik yang bisa bikin kalian mengerti.

Fakta Medis: Minum Es Setelah Makan Bikin Gemuk?

Menurut dokter, minum air es setelah makan tidak langsung bikin gemuk atau bikin perut buncit. Kok bisa? Karena kalori yang masuk tetap sama, mau minum es atau air hangat. Suhu air tidak memengaruhi penumpukan lemak. Yang bisa bikin gemuk adalah porsi makan berlebih dan kurang gerak. Air es memang bisa bikin lambung berkontraksi lebih kencang, tapi itu hanya sesaat dan tidak bahaya untuk orang sehat. Hati-hati, jika kamu punya riwayat maag atau asam lambung (GERD), minum es bisa memicu kambuh. Jadi, mitos universal 'es bikin gemuk' itu salah besar, tapi untuk penderita lambung sensitif, minum es memang patut dikurangi.

Reaksi Netizen: Dari Ketakutan Jadi Geli

Setelah klarifikasi ini viral, netizen langsung ramai. Ada yang bilang, "Terima kasih dok, selama ini aku kira minum es setelah makan bikin melar." Ada juga yang berkelakar, "Orang Korea minum es setelah makan tiap hari, tetap langsing-langsing," sambil menambahkan emoji tertawa. Intinya, kita nggak boleh mudah percaya mitos yang belum ada dasar ilmiahnya. Makan cukup, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat tetap kunci utama. Semoga jelas, ya!