Linimasa medsos lagi-lagi dihebohkan oleh aksi kreatif seorang guru asal Kudus, Jawa Tengah. Bukan karena gebrakan kurikulum, melainkan cara uniknya membagikan hasil ujian murid. Guru muda bernama Mudrikatussyifa, akrab disapa Syifa, ini mengganti angka merah dengan deretan meme Spongebob. Hasilnya? Satu postingan di 9GAG langsung meledak, ditonton 9,8 juta kali dan dibanjiri komentar netizen global.
Siapa Syifa dan Apa yang Dia Lakukan?
Syifa, guru Bahasa Inggris berusia 24 tahun asal Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, mengaku ide ini muncul dari kegelisahan melihat murid-muridnya stres menghadapi ujian. Daripada menuliskan nilai 60 atau 70 yang bikin jantung berdebar, ia memilih mengirim gambar Spongebob dengan ekspresi khas. Ada Spongebob tersenyum lebar untuk nilai bagus, ada Spongebob melongo untuk nilai pas-pasan, dan Spongebob menangis bombay untuk nilai yang perlu remedial.
"Anak-anak zaman sekarang lebih paham bahasa meme daripada bahasa angka. Jadi saya pikir, kenapa nggak sekalian saja," ujar Syifa, dikutip Kamis (10/9/2026). Ia mengunggah kumpulan meme itu ke akun TikTok pribadinya, dan dalam hitungan jam, screenshot-nya menyebar ke berbagai platform, termasuk 9GAG.
Respons Netizen Indonesia: Antara Iri dan Ingin Kembali ke Sekolah
Di media sosial, respons warganet beragam. Banyak warganet mengaku iri dan berharap gurunya dulu se-kreatif Syifa. "Guru gue dulu mah nulis nilai pake spidol merah sambil tatapan maut. Beda banget sama Bu Syifa," tulis @sisca_kids. Ada pula yang menyayangkan kenapa metode ini baru muncul sekarang. "Ini nih yang dinamakan mendidik dengan hati, bukan dengan ego," komentar @budi_santoso.
Namun, tak sedikit pula yang mempertanyakan efektivitas. "Lucu sih, tapi apakah murid jadi tahu di mana kesalahannya?" tanya @guru_galak. Menanggapi hal ini, Syifa menjelaskan bahwa meme hanya pintu masuk. "Setelah mereka ketawa, saya kirim feedback detail per soal via Google Form. Jadi tetap ada pembahasan serius," jelasnya.
Dunia Internasional Ikut Heboh, 9GAG Sampai Banjir Komentar
Di 9GAG, postingan berjudul "This teacher in Indonesia grades exams with SpongeBob memes" mendapat lebih dari 9,8 juta views dan 120 ribu upvote. Netizen luar negeri banyak yang memuji pendekatan humanis tersebut. "Why didn't my teacher do this? I would have actually studied," tulis user @randomdude. Ada juga yang menyoroti kreativitas guru Indonesia. "Indonesia always has the coolest teachers, meanwhile my teacher just yells," sahut @lil_miss_sunshine.
Sementara itu, unggahan sang guru terus dibagikan ulang ke platform internasional. Namun, ia mengaku belum bisa memberi komentar banyak karena sedang fokus menyiapkan kegiatan belajar mengajar. "Saya cuma ingin murid-murid saya senang belajar. Kalau sampai viral begini, itu bonus," tuturnya.
Fenomena Guru Gen Z dan Masa Depan Pendidikan
Fenomena guru Gen Z seperti Syifa bukan yang pertama. Sebelumnya, ada guru di Bandung yang menggunakan filter TikTok untuk mengajar matematika, dan guru di Surabaya yang membuat lagu rap tentang sejarah. Pengamat pendidikan, Dr. Retno Wulandari, menilai ini sebagai tanda positif. "Guru Gen Z tumbuh dengan internet, jadi mereka lebih peka terhadap bahasa dan budaya murid. Ini jembatan yang efektif, asalkan tidak menghilangkan esensi penilaian," ujarnya.
Meski begitu, Retno mengingatkan agar metode ini tidak dijadikan gimmick semata. "Yang terpenting adalah bagaimana nilai dan feedback tetap tersampaikan dengan jelas. Jangan sampai murid hanya menunggu meme, tapi tidak paham materi," tambahnya.
Sejumlah warganet mengaku terhibur dengan cara tersebut dan menilai pendekatan itu mampu menurunkan kecemasan siswa saat menerima nilai. Banyak netizen yang meminta ia membuat konten edukasi tentang cara mengajar kreatif. "Saya sih cuma guru biasa. Yang penting anak-anak senang dan belajar," pungkasnya.