Sumber : youtube.com
Hai, Sobat Viral. Ada lagi nih curhatan anak rantau yang bikin kita campur aduk antara ikut gemas, lucu, dan prihatin. Ceritanya bermula dari seorang mahasiswa Indonesia yang lagi kuliah di luar negeri. Dia jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Demi memberi kabar ke keluarga di kampung halaman, dia kirim foto dirinya lagi infus sambil berbaring di ranjang RS. Niatnya hati pengen ditenangin, eh malah dibalas dengan pertanyaan yang bikin ngakak sekaligus geregetan: 'Ini foto editan AI ya?'
Kronologi Kejadian: Dikirim Foto Sakit, Dibalas Jokes
Si anak rantau, yang kita sebut saja Bima, memang lagi dirawat di sebuah rumah sakit di Negeri Kincir Angin (Belanda). Kondisinya sudah membaik, tapi dia harus opname beberapa hari. Iseng-iseng, dia foto kondisi kamar RS, infus yang nempel di tangan, plus wajahnya yang pucat. Lalu dikirim ke grup keluarga besar. Alih-alih tanggapan khawatir, yang muncul adalah balasan dari ibunya: 'Wah, pinter juga kamu edit foto. Keren beck, kayak beneran sakit.' Tak sampai di situ, saudara-saudaranya juga menimpali dengan emoji tertawa dan komentar soal kecanggihan AI. Bima pun bingung dan akhirnya mengunggah tangkapan layar percakapan itu ke akun Twitter-nya dengan caption: 'Gua capek-capek sakit di negeri orang, dikirimin foto buat minta doa, dibalas gini. Kira-kira ini lucu atau nyesek?'
Reaksi Netizen: Campur Aduk antara Tawa dan Prihatin
Unggahan Bima sontak menjadi viral. Ribuan netizen membagikan postingannya dengan beragam komentar. Ada yang ketawa ngakak, ada juga yang merasa iba. 'Aku juga pernah gitu, kak. Foto pake baju doktor, dibilang make aplikasi. Aku cuma bisa senyum,' tulis akun @sangpenjaga. Netizen lain menambahkan, 'Ini bukti kalau keluarga kita kadang gak percaya anaknya bisa merantau sendirian. Makanya dianggap editan.' Namun, tidak sedikit juga yang mengaitkan dengan tren AI yang marak akhir-akhir ini. 'Ya gimana, sekarang foto orang mengirim salat juga bisa dianggap deepfake. Wajar sih dibilang editan,' kata @budi_setiawan. Terlepas dari itu, Bima akhirnya menjawab semua komentar dengan lega: 'Yang penting doanya dipanjatkan. Meski dibilang editan, keluarga aku tetap nyenengin dan nyuruh aku cepet sembuh.'